Semarang - Garuda Keadilan (GK) Sukoharjo turut menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Garuda Keadilan Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan pada Ahad (4/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Hero Mentality Literally Khoiru Umamah” dan diikuti oleh pengurus Garuda Keadilan dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, sehingga berlangsung meriah dan sarat semangat konsolidasi organisasi.
Musyawarah Wilayah (Muswil) Garuda Keadilan Jawa Tengah 2026 digelar bersamaan dengan sejumlah agenda strategis, antara lain pelantikan Ketua Garuda Keadilan Jawa Tengah periode 2026, talkshow kepemudaan, serta penguatan peran Garuda Keadilan dalam dakwah tarbiyah. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi evaluasi dan penguatan gerakan kaderisasi pemuda di Jawa Tengah.
Acara dibuka oleh Ketua DPW PKS Jawa Tengah, H. Hadi Santoso, S.T., M.Si., yang menegaskan bahwa proses menjadi pengurus partai merupakan tahapan yang wajar dan berjenjang, sebagaimana pengalamannya aktif di PKS sejak tahun 2000. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan dakwah tarbiyah, perluasan jejaring (networking) politik, serta kedekatan dengan sistem pemerintahan agar gagasan dan program perjuangan dapat difasilitasi secara optimal. “Kader harus memahami bahwa dakwah tarbiyah adalah fondasi, jejaring politik adalah kekuatan, dan kedekatan dengan sistem pemerintahan menjadi kunci agar gagasan dapat diwujudkan,” ujarnya.
Selanjutnya, Presiden Garuda Keadilan Pusat, Dhiya Ul Haq Al A’zamie, S.E., M.M., menyampaikan arahan tentang pentingnya penguatan karakter kader Garuda Keadilan sebagai bagian dari kesinambungan dakwah tarbiyah. Ia menegaskan tiga karakter utama yang harus dimiliki kader, yaitu setara, yakni siap dibina dan menjadi kader terbaik dalam proses tarbiyah; selevel, yakni kesiapan untuk terus naik kelas; serta sekarya, yaitu kesiapan untuk bergerak dan berkarya nyata di tengah masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan tagline baru Garuda Keadilan, “Pewaris juga Perintis”, sebagai penegasan peran Garuda Keadilan dalam melanjutkan estafet dakwah tarbiyah sekaligus merintis hadirnya kebaikan dan solusi bagi umat dan bangsa. “Garuda Keadilan harus tampil sebagai pewaris dakwah tarbiyah dan pada saat yang sama menjadi perintis kebaikan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Memasuki agenda inti, dilakukan pelantikan Ketua Garuda Keadilan Jawa Tengah periode 2026, yakni Fatih Raihan Ikhwan dari Garuda Keadilan Boyolali, yang dilantik langsung oleh Garuda Keadilan Pusat. Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bersama Tafsir Rohadi,S.Pd.,M.Pd. mewakili Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) PKS Jawa Tengah yang menyoroti fakta bahwa sekitar 43 persen anak kader PKS masih belum terbina secara tarbiyah. Oleh karena itu, Garuda Keadilan diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam penguatan pembinaan generasi muda.
Talkshow berikutnya bersama Hafidz Al Haq Fatih,S.T. selaku Ketua Bidang Kepemudaan Pelajar dan Mahasiswa (BPPM) PKS Jawa Tengah memaparkan konsep Khoiru Ummah dalam perspektif Garuda Keadilan sebagai gerakan pemuda. Selanjutnya, seluruh ketua Garuda Keadilan daerah se-Jawa Tengah dilantik secara klasikal dan mengikrarkan amanah kepengurusan periode 2026 hingga selesai.
Melalui Muswil ini, Garuda Keadilan Sukoharjo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam penguatan dakwah tarbiyah dan kaderisasi pemuda, sejalan dengan visi Garuda Keadilan sebagai pewaris sekaligus perintis kebaikan. Rangkaian Muswil ditutup dengan sarasehan dan sharing session yang dipandu oleh Ketua Garuda Keadilan Jawa Tengah sebelumnya, Haidar Rafif, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar peran dan arah gerakan Garuda Keadilan ke depan. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama.

ConversionConversion EmoticonEmoticon